Powered By Blogger

Kamis, 04 Februari 2010

Marketing Mix


Marketing Mix (Bauran Marketing)
Istilah Marketing Mix dikemukakan pertama kali oleh Neil Borden tahun 1953 dan kemudian seorang marketer terkenal E. Jerome McCarthy mengusulkan agar Marketing Mix dibagi menjadi 4 konsep yang biasa disebut 4P yaitu :
- Produk (Product) : berupa sebuah objek nyata atau tidak nyata (jasa) yang diproduksi dengan jumlah masal atau dengan jumlah tertentu.
- Harga (Price) : Jumlah yang harus dibayar oleh konsumen untuk mendapatkan produk yang kita produksi
- Tempat (Place) : Lokasi dimana stuatu produk dijual atau lokasi dimana produk tersebut dbuat.
- Promosi (Promotion) : Penentuan jalur komunikasi yang akan digunakan oleh marketer untuk melakukan penyampaian produknya kepada konsumen.
Karena pada dasarnya marketing bukanlah sebuah ilmu yang pasti seperti fisika atau matematika, maka konsep dari Marketing Mix ini pun terus mengalami perubahan/pengembangan. Saat ini dalam Marketing Mix juga sudah ditambahkan beberapa konsep lagi sehingga menjadi 5P atau 7P. Dalam 5P konsep yang ditambahkan adalah Orang (People), hal ini berkaitan dengan menentukan siapa yang akan diberikan wewenang untuk mementukan pemasaran produk yang akan kita buat.
Sedangkan pada konsep 7P adalah konsep 5P tadi ditambah dengan dua konsep baru yaitu Physical Evidence (Bukti Fisik) dan Process (Proses). Dalam bukti fisik, konsep yang ingin dimunculkan adalah bentuk fisik dari produk yang kita buat atau dalam bahasa umunya kualitas yang diharapkan (expected quality), sedangkan dalam proses yang ingin ditampakan adalah sistem penjualan produk kita kepada konsumen.
Pemilihan-pemilihan dari konsep diatas sangat menentukan produk kita dalam suatu pasar. Karena dengan penggunaan konsep yang benar akan menjadikan produk memiliki brand equity yang sangat kuat di masyarakat.

Sabtu, 30 Januari 2010

Marketed dan market

Biasanya kita hanya mengasosiasikan bahwa marketing artinya menjual produk kepada konsumen berupa suatu barang, tetapi sebenarnya tidak melulu atau harus barang yang kita jual kepada konsumen. Banyak juga hal-hal lainnnya yang bersifat tangible (dapat dlihat bentuknya) atau intangible (tidak dapat dilihat bentuknya) yang bisa kita jual kepada konsumen. Jenis-jenis hal yang bisa kita jual (Marketed) diantaranya :
- Goods (barang)
- Service (jasa)
- Event & experience (kegiatan dan pengalaman)
- Persons (orang)
- Place & Properties (daerah dan properti)
- Organisasi
- Information (Informasi)
- Idea (ide)
Kemudian, setelah kita mengetahui akan menjual produk yang akan kita jual, kita harus juga menentukan pasar (market) yang akan kita masuki. Hal yang harus pertama kita laukan sebellum kita memasuki pasar adalah menetukan segmen pasar dari produk yang akan kita jual, setelah itu kita menentukan target dari produk yang kita jual dan menentukan posisi produk kita dalam pasar tersebut. Keseluruhan kegiatan ini dalam dunia marketing biasa disebut dengan STP (segmentation, targeting and positioning).
Misal sebuah contoh, kita mendirikan sebuah perusahaan clothing. Hal yang pertama kita lakukan adalah membuat segmen pasar dari produk clothing yang kita jual. Apakah akan menjual produk bagi remaja, orang tua atau anak-anak. Setelah menentukan segmen, kita tentukan target dari segmen pasar yang akan kita masuki, apa segmen itu untuk orang-orang luar kota, apakah orang dengan penghasilan dengan tingkat pengehasilan menengah, atas atau tingkat bawah . Setelah menentukan kedua hal tersebut selanjutnya kita harus menentukan akan berada di posisi apa dalam segmen pasar tersbut untuk mendapatkan target market yang sesuai. Apakah kita akan menjadi follower /pengikut yang sudah memasukia pasa tersebut lebih dului atau menjadi leader yang membawa ide-ide baru dan nilai yang lebih baik kepada konsumen dalam pasar tesebut.

Minggu, 03 Januari 2010

TUGAS STATISTIK terakhir!

Tipe soal: NPM Ganjil

  1. Suatu lembaga penelitian mengadakan survei sampel yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pendidikan pemirsa TV dengan jenis acara TV yang ditontonnya. 200 pemirsa TV dipilih sebagai sample acak, untuk diteliti. Informasi yang diperoleh adalah sebagai berikut:

Pendidikan pemirsa

Jenis Acara TV

Warta Berita

Hiburan

SD dan di bawahnya

10

50

SLTP

15

30

SMU

30

15

Perguruan Tinggi

45

5

Dengan taraf nyata 5%, ujilah apakah ada hubungan antara pendidikan pemirsa dengan jenis acara TV yang ditontonnya?

  1. Dari data historis diketahui bahwa rata-rata waktu menelepon pelanggan Flexi pada pukul 11.00 hingga pukul 12.00 sebesar 4,5 menit. Berdasar hasil survey acak terhadap 25 pelanggan, diketahui rata-rata waktu menelepon sebesar 5,1 menit dan simpangan baku populasi sebesar 1,2 menit. Dengan alpha sebesar 5%,

  1. Ujilah apakah durasi rata-rata waktu menelepon pelanggan Flexi pada pukul tersebut telah berubah?

  2. Bagaimana hasil uji p-value-nya?



  1. Sebuah alat diperkenalkan untuk menghemat penggunaan bahan bakar sepeda motor. Alat itu dicoba pada 10 sepeda motor. Data pencapaian jarak tempuh rata-rata (dalam km) per 1 liter penggunaan bahan baker sebelum dan sesudah dipasang alat tampak pada tabel di bawah ini:

Kondisi

Sampel

A

B

C

D

E

F

G

H

I

J

sebelum (km)

11.2

9.3

9.3

12.5

8.8

10.7

11.4

9.3

9.8

10.9

sesudah (km)

11.7

9.6

9.1

11.8

9.3

11.3

11.4

10.2

10.1

11.5




Dengan tingkat signifikansi sebesar 0.05, ujilah apakah penggunaan alat tersebut dapat membuat perbedaan dalam penggunaan bahan baker sepeda motor?

  1. Hasil penelitian selama seminggu pertengahan bulan November 2009 menunjukkan bahwa jumlah keuntungan rata-rata setiap hari penjual voucer Flexi di Kecamatan Waru, Kecamatan Taman, dan Kecamatan Sukodono (dalam puluhan ribu rupiah) adalah sebagai berikut:

Kecamatan

Waru

Taman

Sukodono

11

13

14

9

17

12

9

14

11

11

10

16

12

16

17

15

15

13

8

18

19

7

11

23


Ujilah dengan menggunakan alpha 0,05 apakah rata-rata keuntungan penjual voucer Flexi di 3 Kecamatan tersebut berbeda nyata?


Tipe soal: NPM Genap

  1. PT. Adikarya ingin mengetahui apakah tingkat absensi karyawan pada tiga departemen sama ataukah berbeda selama satu semester. Untuk itu masing-masing departemen diambil lima orang sebagai sampel. Berikut ini adalah data yang diperoleh:

Departemen

A

B

C

3

5

7

4

6

6

4

5

4

5

4

4

4

5

8

Dengan alpha sebesar 0,05, ujilah apakah rata-rata tingkat absensi pada tiga departemen tersebut berbeda atau tidak?


  1. PT. Telkom telah mengembangkan sebuah sistem layanan terpadu baru untuk menjamin permintaan pemasangan TelkomVision oleh pelanggan dapat terpenuhi dengan baik. Dari data historis, proporsi pemenuhan permintaan pemasangan TelkomVision oleh pelanggan sebelumnya sebesar 85%. Berdasar pada sampel pelanggan sebanyak 100 orang pelanggan, 94 permintaan pemasangan TelkomVision telah terpenuhi dengan baik. Dengan menggunakan tingkat signifikansi sebesar 0.01, ujilah apakah sistem layanan terpadu baru tersebut meningkatkan proporsi pemenuhan permintaan pemasangan TelkomVision?


  1. Berdasar pada hasil data bagian logistik Kandatel Z, jumlah telepon umum yang berada di kecamatan Utara, kecamatan Barat, dan kecamatan Timur berturut-turut: 50; 75; 100. Jumlah telepon umum yang rusak di ketiga kecamatan tersebut berturut-turut: 15; 35; 40. Dengan menggunakan tingkat signifikansi 5%, ujilah apakah proporsi telepon umum yang rusak di ketiga kecamatan itu sama?


  1. Baraca adalah seorang wirausahawan muda yang mempunyai dua kios voucer Flexi di dua tempat yang berbeda, yaitu: X dan Y. Dari data yang ada, diketahui bahwa:

Uraian

kios X

kios Y

jumlah buku

11

16

rata-rata keuntungan sampel (IDR)

8,005

7,997

standar deviasi sampel (IDR)

0,012

0,005

Diasumsikan bahwa distribusi populasinya adalah normal dan dengan standar deviasi sama. Dengan alpha 5%, ujilah apakah terdapat perbedaan variansi di kios X lebih besar daripada variansi di kios Y?